jawaban post test

Diposting oleh Dhamar Arif Rahman | | Posted On Kamis, 08 Mei 2014 at 19.52

kelebihan parallel run
  1. tim proyek mudah memasang sistem baru untuk dicoba oleh user
  2. Pendekatan ‘Parallel Run’ menambahkan dimensi untuk peralihan sistem lama yang sudah berjalan dengan baik sebagai perbandingan dan cadangan
  3. klien menggunakan sistem baru selama „X‟ hari
  4. Jika tidak ada masalah maka user menerimanya, jika ada masalah maka tim proyek berusaha memperbaikinya dan melakukan kembali percobaan selama „X‟ hari
kekurangan parallel run

  1. Masalah kecil dapat membuat anda menjalankan kembali selama „X‟ hari untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Kadang-kadang sistem software yang rumit tidak pernah 100% di-debug
  2. Mungkin sulit untuk mencari penyebab dari suatu masalah. Jika 10 user berada pada sistem yang interaktif dan sistem tersebut rusak, ini merupakan tantangan untuk menemukan dengan tepat apa yang menyebabkan sistem tersebut rusak.
  3. Tidak ada jaminan bahwa semua kelebihan sistem akan dicoba dalam „X‟ hari. Penulis pernah melihat sebuah sistem akuntansi yang diterapkan pada awal tahun fiskal baru. Sistem itu berjalan baik selama masa percobaan (6 bulan) sampai mengalami kegagalan pada akhir tahun fiskal ketika akuntan mencoba untuk melakukan tutup buku. Sayangnya garansinya telah habis dan penjual (vendor) tidak mau memperbaikinya.
  4. Biarkan end user masuk ke sistem pada hari pertama yang penerapannya tidak selalu bermanfaat. Karena dalam hal ini faktor penampilan lebih berperan. Seperti dalam roman, kesan pertama sangat penting.

kelebihan Penerimaan sedikit demi sedikit

  1. Jika sebuah tes gagal, Tim proyek dengan penuh harapan memperbaiki masalah langsung di tempat pengujian
  2. Dalam teori hanya tes yang gagal yang diulang
  3. Anda dapat mendemonstrasikan semua fungsi yang dijanjikan.
  4. Sebuah tindakan yang menyebabkan masalah selalu diketahui – anda mengetahui dengan tepat siapa yang mengetik ketika masalah terjadi.
  5. User tidak merasa takut tentang semuanya.
kekurangan  Penerimaan sedikit demi sedikit
  1. memerlukan banyak pekerjaan untuk menulis ATP
  2. user mungkin tidak lazim dengan pendekatan ini

Jawaban Pretest

Diposting oleh Dhamar Arif Rahman | | Posted On at 19.46

tentunya , apabila hasil akhir dari sebuah sistem tidak sesuai dengan yang dijanjikan diawal , klien dapat meminta uang kembali / ganti rugi, memperbaiki kesalahan / kekurangan pada sistem, atau membatalkan kerjasama secara sepihak.

Diposting oleh Dhamar Arif Rahman | Label: | Posted On Rabu, 23 April 2014 at 08.14



SERTIFIKASI DALAM BIDANG IT

Apabila kita terampil dalam menggunakan suatu software , baik itu software pengolah gambar, Operating system , mengelola database , maka pada saat anda masuk kedalam dunia kerja yang berhubungan dengan IT , anda pasti akanmembutuhkan yang namanya sertifikasi itu. Sertifikasi ini nantinya akan anda butuhkan sebagai media pembuktian bahwa anda terampil dalam menggunakan suatu software. Lalu bagaimana cara agar kita dapat mendapatkan sertifikasi IT tersebut ? caranya adalah dengan mengikuti ujian di tempat ujian resmi.
Macam-macam sertifikasi IT
1.      Vendor Based

Sertifikasi vendor based adalah sertifikasi IT yg dikeluarkan oleh vendor tertentu dan materi ujiannya jelas mengacu pada produk atau teknologi yg memang dirilis oleh vendor tersebut. Contoh vendor yang merilis sertifikasi ini diantaranya Microsoft, Cisco, Oracle, Symantec, HP, Huawei, dst. Contoh title sertifikasinya misalnya MCTS, MCITP, OCP, CCNA, dst.

2.      Vendor Neutral

Sesuai namanya, sertifikasi ini dirilis oleh suatu badan atau organisasi yg tidak terikat ke vendor manapun, dengan kata lain cakupannya global. Materi ujian untuk sertifikasi ini jelas sangat luas dan tentunya kita juga harus mengetahui produk dan teknologi dari multiple vendor. Dan karena cakupannya global maka sertifikasi Vendor Neutral umumnya memiliki rating yang lebih tinggi dibandingkan sertifikasi Vendor Based. Contoh organisasi yg merilis sertifikasi ini misalnya CompTIA serta EC-Council, dan contoh title sertifikasinya misalnya A+, Network+, CEP, CEH, dst.


Macam-macam sertifikasi

1.      Sertifikasi nasional

Ada dua jenis sertifikat yang diterbitkan oleh LDP telematika , yaitu certificate of competence dan certificate of attainment , namun untuk sekarang saya hanya akan mennjelaskan satu sertifikasi saja yaitu certificate of competence.

Certificate of competence , yaitu sertifikasi yang berdasarkan level kualifikasi dan jenjang jabatan sesuai yang ditetapkan oleh kerangka kualifikasi nasional Indonesia (KKNI). Certificate of competence merupakan bukti pengakuan atas kompetensi seseorang setelah melakukan uji komptensi dari suatu bidang keahlian kerja.

2.      Sertifikasi international

Sertifikat internasional adalah , jenis sertifikasi yang dilaksanakan oleh pihak developer software resmi. Salah satu sertifikasi internasional dibidang TI adalah ACE (Adobe Certified Expert) sertifikasi ini ditujukan untuk kalangan professional di bidang olah gambar , atau dalam pembuatan website (dreamweaver).
Ada beberapa manfaat dari Sertifikasi Adobe itu sendiri :
·         Sertifikasi ahli Adobe membantu profesional TI dalam mendapatkan kenaikan gaji, mencari pekerjaan, atau mempromosikan keahlian mereka.
·         Bersertifikat ahli Adobe dapat menunjukkan keahlian dengan produk Adobe dan platform, danmenerapkan keterampilan mereka untuk menambah nilai tempat kerja.
·         Adobe bersertifikat ahli instruktur yang memiliki pengetahuan untuk mengajarkan produk Adobe dan teknologi.
·         Program Adobe Certified Associate yang memvalidasi keterampilan para pencari kerja.
·         Membedakan diri dari para pesaing
·         Memperoleh pengakuan dari Perusahaan           
·         Memanfaatkan kekuatan merek Adobe
·         Sebagai Sebuah perusahaan, bantuan Sertifikasi menemukan individu yang tepat untuk proyek dengan cepat dengan tingkat keterampilan dan kemampuan yang tepat.

a.       Sertifikasi dari Adobe : ACE (Adobe Certified Expert), terdapat dua jalur sertifikasi, yaitu sertifikasi untuk satu produk (sertifikasi ACE Adobe InDesign CS) dan spesialis (sertifikasi ACE Print Specialist, Web Specialist, dan Video Specialist).
b.      Sertifikasi dari Macromedia : Certified Macromedia Flash MX Developer, Certified Macromedia Flash MX Designer, Certified ColdFusion MX Developer, dan Certified Dreamweaver MX Developer.
c.       Aplikasi Maya → sertifikasi dari Alias.

Contoh sertifikasi adobe